Pemateri
Deskripsi
Narasumber:
Pembicara 1
› Nur Saptaningsih, S.Hum., M.Hum. (Dosen Universitas Sebelas Maret)
Pembicara 2
› Andriys Ariesson H.P., S.Pd., S.S., M.Pd. (Certified Translator & Editor, Founder Translasi Group, and 15+ years of experience working on many projects/Praktisi)
Deskripsi:
Sebagai penerjemah yang baik, bukan hanya sekadar memahami bahasa, tetapi juga memahami struktur dan konteks di balik setiap susunan kata. Dalam webinar ini, Anda akan mempelajari tentang hubungan teori dan praktik dalam penerjemahan serta memilih strategi dan teknik terjemahan yang dapat diterapkan ke berbagai jenis teks. Dengan pemaparan teori yang mendalam dan simulasi praktik yang bisa diaplikasikan, Anda akan mampu menghasilkan terjemahan yang lebih berkualitas, efektif, dan sesuai dengan target audiens. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi penerjemah yang lebih kompeten dan profesional!
Materi yang Akan Dibahas:
- Dasar teori penerjemahan: apa yang harus diketahui?
- Mengapa teori dan praktik penerjemahan harus berjalan beriringan?
- Strategi dalam praktik penerjemahan
- Menyelesaikan tantangan dalam penerjemahan dengan bantuan teori
- Evaluasi kualitas terjemahan
- Penerjemahan sebagai seni dan profesi
- Kompetensi inti seorang penerjemah
- Teknik dan strategi penerjemahan ala praktisi
- Studi kasus
- Menerjemahkan secara efektif dan efisien
- Growth mindset (mahir secara berkelanjutan)
Testimoni Peserta:
"Benar-benar terbuka mata tentang teori dan istilah yang selama ini tidak terdengar. Menarik melihat perspektif landasan dari akademisi maupun praktisi. Both complement each other so well." —Zulfa Amiriyati (Private Tutor dan Penerjemah)
"Materi, cara penyampaian, dan jawaban yang diberikan oleh Ms. Sapta dan penjelasan tentang mindset oleh pak Andriys menginspirasi saya." —Naomy Devina Putri (Mahasiswa)
"Saya mendapat penjelasan materi dari pemateri yang profesional." —Miftakhul Jannah (Guru)
"Semua topik menurut saya sangat menarik, karena di setiap topiknya terdapat ilmu baru dan juga penjelasan yang mendalam." —Sheila Nur Syifa (Mahasiswa)


